Langsung ke konten utama

Postingan

Belajar Beradab (Part 1)

Dalam sebuah adab, sejatinya Rasulullah SAW diutus untuk memperbaiki sebuah akhlak. apakah akhlak atau tata krama pada saat tersebut sangatlah tidak beretika secara normal? tentu tidak, karena akhlak disini adalah panutan, sedangkan panutan ada yang harus dicontohkan, dan contohnya tentu membutuhkan sebuah objek yang akan kita amati dan pelajari. Objek Adab merupakan sebuah dimensi kehidupan dalam mengimplementasikan tata krama. Al-Quran mengabadikan Firman Allah serta bayan-bayan Ilahi yang menjadi pedoman dengan tujuan sebagai tuntunan kita. melalui Al-Quran, kita tercerahkan dan terbimbing secara tidak langsung. namun adab harus ada contoh.  Allah SWT berfirman bahwasannya Rasulullah SAW diutus tidak lain menjadi Uswah al-hasanah. لَّقَدْ كَانَ لَكُمْ فِى رَسُولِ ٱللَّهِ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ لِّمَن كَانَ يَرْجُوا۟ ٱللَّهَ وَٱلْيَوْمَ ٱلْءَاخِرَ وَذَكَرَ ٱللَّهَ كَثِيرًا "Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang menghar...

Al-Quran dan As-Sunnah, Sebuah Pedoman hidup Manusia di Alam Dunia

  Dalam menjalankan kehidupan, manusia sejatinya hanyalah hamba Allah yang lemah. Namun Allah menciptakan manusia sebaik-baiknya dan menjadikan manusia seorang makhluk yang mulia di Hadapan-Nya, oleh karena itu kita diwajibkan hidup didunia ini atas dasar ibadah kepada Allah SWT. Al-Qur’an dan As-Sunnah tentu pedoman yang kita peganng selama menjalani kehidupan di alam dunia ini. Tanpa kedua pedoman tersebut kita akan tersesat dan tidak mengetahui apa-apa. أُوصِيكُمْ بِتَقْوَى اللهِ،  وَالسَّمْعِ وَالطَّاعَةِ،  وَإنْ تَأَمَّر عَلَيْكُمْ عَبْدٌ حَبَشِيٌّ، وَإِنَّهُ مَنْ يَعِشْ مِنْكُمْ فَسَيَرَى اختِلافًا كَثيرًا، فَعَليْكُمْ بسُنَّتِي  وسُنَّةِ الخُلَفاءِ الرَّاشِدِينَ المَهْدِيِيِّنَ، عَضُّوا عَلَيْهَا بالنَّواجِذِ، وَإِيَّاكُمْ وَمُحْدَثَاتِ الأُمُورِ؛ فإنَّ كلَّ بِدعَةٍ ضَلاَلَة “Aku wasiatkan kalian agar bertakwa kepada Allah, mendengar dan taat, walaupun yang memimpin kalian adalah seorang budak dari negeri habasyah (Ethiopia). Dan barang siapa yang hidup lebi...

Maulid Nabi, Mengenang Perjuangan dan Meneladani Sifat Rasulullah SAW

  Seorang Nabi belum tentu rasul tetapi seorang rasul sudah pasti dia juga   seorang nabi. Nabi maupun rasul sama sama memberi penjelasan bagi umat manusia agar manusia senantiasa berada di jalan kebenaran seperti jalan ketuhanan. Nabi seorang manusia terkemuka yang berkemampuan memberi berita eskatologi dan hal hal yang lain. Menurut T.M. Hasbi Ash Shiddiqi sebagai dikutip oleh Muhammad Daud Ali. Nabi Muhammad SAW. disebutkan dalam Al-Quran sebagai nabi terakhir dan dikuatkannya dengan hadis beliau meskipun di masa itu tetap saja ada orang yang mendeklarasikan dirinya sebagai nabi, seperti Musailamah al Kazzab. Demikian juga di masa setelah nabi Muhammad Saw. Seperti di Indonesia sendiri ada beberapa orang yang mengaku nabi di tengah masyarakat antara lain Abdul Muhjib, Eyang Ended, Lia Eden dan Ahmad Musaddeq. Keduanya ditafsirkan secara parsial dan menangkap makna yang tidak didasari dengan ilmu bahasa dan tafsir yang sebenarnya dengan mengambil kesimpulan bahwa ada rasul...

Teguran Allah Ta'ala Berupa COVID-19 (Part 2)

kita sebagai masyarakat Indonesia telah menjalankan dan menjalankan aktivitas dengan pembatasan sosial diberbagai tempat dan wilayah. Penyakit yang Allah turunkan atas izin Allah berupa virus corona 19 yang mewabah diberbagai penjuru dunia. Berbagai kegiatan baik ibadah, bekerja, maupun ibadah yang saat ini sudah kita jalani dengan menaati berbagai peraturan dan protocol kesehatan. Karena sesungguhnya hakikatnya kita semua sedang diuji oleh Allah SWT baik iman maupun ihsan. Ada 3 sikap yang kita selalu perlu lakukan dalam menghadapi masa pandemi virus corona 19. Kita sebagai mu’min yang beriman senantiasa beriman dan bertawakal kepada Allah SWT. Diantara 3 poin tersebut ialah. Pertama, bersungguh-sungguh memohon ampunan dan pertolongan Allah subhanahu wata’ala atas semua dosa kita yang bias jadi sebab diturunkannya wabah Covid-19 ini. Telah berlalu usia kita tapi kita tidak sungguh-sungguh dalam bertaubat, berdoa, dan beribadah untuk mengikis habis kesombongan kita sehingga jiwa ini be...

Berburu Lailatul Qadar

Berbicara mengenai malam Lailatul Qadar, kita sering menjumpai dengan makna-makna 1000 bulan lebih baik daripada bulan-bulan yang lain. di mana kita ketika mengerjakan suatu amalan pada malam tersebut 10 hari terakhir pada bulan Ramadan akan mendapatkan berbagai macam pahala derajat sehingga Rahmat yang Allah turunkan oleh malaikat yang lebih baik dan caranya lebih utama pahalanya dan lebih bagus sebuah karomahnya ketimbang beribadah di hari-hari yang lainnya setara dengan kita beribadah pada 1000 bulan lamanya. Mungkin diantara kalian setiap 10 malam terakhir beribadah i'tikaf di masjid melaksanakan tarawih secara berjamaah dengan semangat mendirikan qiyamul lail secara khusyuk dan lama serta membaca, mentadaburi, tadarus Al-Qur'an sehingga sebanyak-banyaknya. merupakan amalan keutamaan pada bulan romadhon ketika dibaca di hari-hari lain walaupun pahalanya mendapatkan sebuah ganjaran tetapi ketika di malam itu dilipatgandakan bagaikan bisa mengerjakan pada 1000 bulan lamanya. ...

Insan Yang Bermanfaat

Kebaikan seseorang, salah satu indikatornya adalah kemanfaatannya bagi orang lain. Keterpanggilan nuraninya untuk berkontribusi menyelesaikan problem orang lain.  Rasulullah SAW bersabda : manusia terbaik adalah orang yang paling bermanfaat bagi orang lain. خير الناس أنفعهم للناس Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain (HR. Ahmad, Thabrani, Daruqutni. Dishahihkan Al Albani dalam As-Silsilah As-Shahihah) Kelihatannya, memberikan manfaat kepada orang lain, membantu dan menolong sesama itu membuat waktu kita tersita, harta kita berkurang, tenaga dan pikiran kita terporsir. Namun sesungguhnya, saat kita memberikan manfaat kepada orang lain, pada hakikatnya kita sedang menanam kebaikan untuk diri kita sendiri. Jika kita menolong orang lain, Allah akan menolong kita. Allah SWT berfirman: إِنْ أَحْسَنتُمْ أَحْسَنتُمْ لِأَنفُسِكُمْ وَإِنْ أَسَأْتُمْ فَلَهَا Jika kamu berbuat baik (berarti) kamu berbuat baik untuk dirimu sendiri. Dan jika kamu berbuat jahat, maka (...

Teguran Allah Ta'ala Berupa COVID-19

Fenomena penyakit masyarakat dunia yang belakangan ini banyak sekali tersebar hingga seluruh penjuru bumi, bahkan dalam sebuah informasi hingga pihak jamaah umroh dan yang hendak berthowaf pun ditangguhkan sementara demi sterilisasi area masjidil haram dan sekitar Ka'bah. Apa maksud fenomena ini terkait penyebaran penyakit yang Allah Ta'ala turunkan kepada kita berupa penyakit wabah dinamakannoleh ilmuwan dunia dengan nama COVID-19 dan efek dari wabah tersebut? Allah Ta'ala menurunkan wabah tersebut terkait kelalaiannya suatu kaum yang memakan makanan yang Allah Ta'ala jelas mengharamkan karena mengandung kemudhorotan. Allah Ta'ala dengan segala kesempurnaan yang dimilikinya telah membuat aturan dengan poin-poin yang sangat detail tentang aturan makan dan hal-hal yang wajar di konsumsi manusia. Makanan halal sekalipun jika dikonsumsi secara berlebihan bisa mendatangkan mudharat, apalagi makan yang dikonsumsi tanpa takaran yang jelas, lebih dari itu makananya pun h...

Ibadah

Berbicara tentang amal, tentu kita pasti menganggap bahwa amal itu adalah sebuah pekerjaan semata. Hal sebuah realitis yang dapat dilakukan oleh seorang manusia. Namun apa maksud amal ini dalam keterkaitannya tentang ibadah seseorang yang bisa membuahkan suatu ganjaran pahala serta kebaikan dimata publik saat ini? Amal merupakan sebuah pekerjaan yang dilakukan oleh manusia. Namun dalam hakikatnya harus dengan ilmu. Dari sini kita lihat bahwa menurut pandangan ulama dari berbagai kalangan misalnya berpendapat bahwa amal tanpa ilmu adalah sesuatu yang hambar, bahkan tidak dapat membuahkan suatu ganjaran yang dimana dikerjakan dapat dinilai suatu ibadah. Kita lihat dalam amal harus dipahami bahwasannya sahnya suatu amal dikatakan ibadah ialah dari segi keikhlasannya dan keilmuannya. Oke lah, saya mengajak para pembaca untuk mengutip satu ayat yang terdapat dari Al-Qur'an yaitu dalam surat Al-Insyiqoq : 25, Allah Ta'ala berfirman: إِلَّا الَّذِينَ آمَنُوا وَع...

Teman Terbaik

Dalam kehidupan, kita sebagai makhluk sosial tidak terlepas dengan adanya pergaulan terhadap teman. Dengan hadirnya seorang teman maka hidup kita akan semakin berwarna tanpa adanya kesedihan dan kegalauan. Tentu diantara kita pasti punya teman yang sangat dekat yang sering kita sebut sohib/sahabat. Bahkan seperti keluarga sendiri, ntah itu lebih tua umurnya maupun lebih muda dari kita. Teman ialah mewarnai semua kehidupan yang kita jalank, dan akan terasa lebih cerah dalam melihat dunia serta memudahkan kita ketika apabila sedang dilanda masalah ataupun ujian. Rasulullah SAW memerintahkan kita untuk berteman dengan orang orang yang sholih nan muslihin. Karena orang orang yang sholih akan membawa kita kepada kehidupan yang lebih terarah. Dalam kitab shohih bukhori yamg pernah saya baca. Bahwasannya dalam riwayatnya mengatakan dari Abu Musa RA berkata, Nabi SAW bersabda: ﻣَﺜَﻞُ ﺍﻟْﺠَﻠِﻴﺲِ ﺍﻟﺼَّﺎﻟِﺢِ ﻭَﺍﻟْﺠَﻠِﻴﺲِ ﺍﻟﺴَّﻮْﺀِ ﻛَﻤَﺜَﻞِ ﺻَﺎﺣِﺐِ ﺍﻟْﻤِﺴْﻚِ ﻭَﻛِﻴﺮِ ﺍﻟْﺤَﺪ...

Filosofi Ilir

Kata ilir mungkin tidak asing bagi semua orang jawa, ialah suatu alat kipas tradisional berbentuk persegi yang terbuat dari anyaman bambu disambung dengan pegangan yang terbuat dari bambu juga. Tidak salah kipas ini masih kebanyakan orang orang pedagang sate keliling atau warung ayam/daging bakar. Namun dengan berjalannya waktu kipas ini redup di zaman era sekarang yang serba menggunakan teknologi kipas angin bahkan pendingin udara. Tapi jika kita telusuri, orang orang pada zaman dahulu kipas ini merupakan sebuah alat didik bagi anak anak yang sangat kompeten dan tergolong manjur dalam kedisiplinan, Kenapa? Memang orang tua zaman dulu kipas ini sebagai penghantar tidur dengan kasih sayang yamg erat disertai cerita cerita islami. Disamping itu dalam didikan agama baik orang tua maupun ustad ustad di mushollah maupun di pondok pesantren, alat ini sebagai peringatan bagi anak didiknya jika melanggar aturan syariat. Kita telusuri respon dalam berbagai orang orang dulu ba...

Syukur dan Musibah

Dalam kehidupan, sering kita temui berbagai hal halang rintang dalam menjalani kehidupan. Kalian tau saat saat ini pada bulan agustus hingga bulan september 2018, kita temui berbagai macam musibah yang melanda bangsa ini seperti gempa lombok, tsunami dan gempa di lombok serta donggala, erupsinya gunung krakatau yang berada di selat sunda. Tentu kita bisa merasakan betapa beratnya saudara kita dalam menghadapi ujian tersebut Kita lihat dalam Al-Qur'an Surat Ali Imron : 186, Allah Ta'ala berfirman: لَتُبْلَوُنَّ فِي أَمْوَالِكُمْ وَأَنْفُسِكُمْ وَلَتَسْمَعُنَّ مِنَ الَّذِينَ أُوتُوا الْكِتَابَ مِنْ قَبْلِكُمْ وَمِنَ الَّذِينَ أَشْرَكُوا أَذًى كَثِيرًا وَإِنْ تَصْبِرُوا وَتَتَّقُوا فَإِنَّ ذَلِكَ مِنْ عَزْمِ الْأُمُورِ "Kamu sungguh-sungguh akan diuji terhadap hartamu dan dirimu. Dan (juga) kamu benar-benar akan mendengar dari orang-orang yang diberi al-Kitab sebelum kamu dan dari orang-orang yang mempersekutukan Allah, gangguan yang banyak yang menyakitka...